Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

Harapanku

Gambar
Kusebut nama depanmu Didalam pikiranku Tergambar jelas tentangmu Aku ingat wajahmu Aku ingat senyummu Aku ingat tawamu Aku ingat tatapanmu Ketika ku berimajinasi  Jika aku memilikimu Kuingin mengusap pipimu Kuingin bersandar dipangkumu Kuingin kita saling bersandar Punggungmu bersandar pada punggungku Namun ketika tersadar Aku bertanya pada diriku Didalam pikiranku Apakah dia berharap kepadaku Apakah dia menginginkanku Ingin bersamaku Ingin menjadi pasanganku Dalam hatiku Aku berharap tuhan mengabulkan do'aku Do'aku ingin memilikinya Ingin menghalalkanya Mengucap janji suci Membuat cerita perjalanan Perjalanan yang menyenangkan

Jangan dipikirkan

Gambar
Jika pencapaian dalam hidup dapat diraih dengan jalan pintas dan mengabaikan segala prosesnya, maka kupu-kupu takan pernah menjadi mahluk yang menjijikan. Jikan pencapaian dalam hidup diraih dengan proses yang panjang mungkin kusuma wijaya akan mekar lebih lama. Proses memang penting, tanpa prosespun tidak apa, karena sesuatu yang ada didalam dunia ini mempunyai maksud. Proses panjang atau singkat semuanya punya maksud arti dan tujuannya.

Hanya Sebatas Obrolan

Gambar
Suatu ketika duduk bersama dengan teman ku, duduk sambil makan es bubur kacang ijo di warung yang jual es bubur kacang ijo. Aku berfikir dan bertanya tanya namun tidak ada yang bisa menjawab karena aku bertanya dalam hati dan tidak ada orang yang mendengarkannya. Temanku bicara kepadaku, kenapa kamu melamun? Kujawab dengan nada rendah dan santuy aku sedang berfikir wahai temanku. Temanku membalas ucapanku dengan baik, mikirke opo to? Koyo rung mbojo, rung lulus, kok wis mikir nemen. Kujawab sedikit agak dan tidak terlalu banyak expresi maupun emosi, nah kui seng tak pikirke ngopo yo kok saya belum lulus dan belum suses dalam hal cinta dan penghasilan.

Puisi malam

Aku hanya ingin memancing By. irfan rivai Malam gelap berwarna hitam Sunyi sepi di bawah pohon Gemercik air mengalir melintasi batu Suara tembakau terbakar Terdengar sendiri Suara nafas dihembuskan Terdengar sendiri Kujatuhkan kail pancing Bersama cacing yang uget uget Gerimis mulai turun Kusambut dengan hati gelisah Doa kupanjatkan Semoga tak menjadi deras Angin semakin kencang Doa kupanjatkan Semoga hujan tidak jadi datang Kilat terlihat menakutkan Doa kupanjatkan Jika sudah kudapat ikan aku pulang Seketika lonceng berbunyi di joran Ku angkat dengan senang Oh sial Senar ku putus  Ah sudahlah aku kan pulang Dan esok kan kembali lagi  Dengan harapan yang lebih tinggi